Bisnis INTERNET Asik

2012-12-08

ISD 1420 Sebagai Penyimpan Suara

Information Storage Device adalah sebuah chip IC yang mampu merekam dan menyimpan data suara yang direkam tersebut dalam interval waktu tertentu. Pada setiap jenis IC ISD kode nama pada dua digit terakhir menunjukkan lama duarasi waktu maksimal yang mampu disimpan kedalam device tersebut.
Didalam IC ini telah include beberapa kebutuhan perekaman dan pemanggilan data kembali diantaranya penguat mikrofone, filter suara dan penguat speaker untuk menampilkan suara kembali. Diagram skematik single chip ISD 1420 ditunjukkan pada gambar berikut ini : Gambar 1. Top view IC ISD 1420 Didalam Chip IC ISD 1420 terdapat blok rangkaian yang lengkap untuk merekam suara, menampilkan suara yang terekam baik secara keseluruhan kalimat yang terekam maupun menampilkan keseluruhan kalimat tersebut dalam bentuk per kata. ISD 1420 juga dilengkapi dengan port 8 pin yang bisa dihubungkan dengan port mikrokontroller dengan tujuan untuk proses pengalamatan kata-kata yang tersimpan didalamnya. Tombol REC harus dihubungkan dengan ground ketika kita ingin memasukkan serangkaian kata-kata yang ingin disimpan kedalam IC tersebut. Untuk menampilkan semua kata yang tersimpan didalam IC tersebut dilakukan dengan menghubungkan pin PLAYE menuju ground. Sedangkan untuk memisahkan kalimat yang tersimpan tersebut menjadi kata-perkata dilakukan dengan menghubungkan ke ground pin PLAYL. Suara yang tersimpan tersebut juga bisa langsung ditampilkan pada speaker melalui SP+ dan SP-.
Powered by  MyPagerank.Net

Masukan Email Anda Untuk Berlangganan Artikel..Gratis:

Delivered by FeedBurner

Dunia Elektronika

↑ Grab this Headline Animator

LCD (Liquid Crystal Display)
LCD berfungsi menampilkan suatu nilai hasil sensor,menampilkan teks,atau menampilkan menu pada aplikasi mikrokontroler. LCD yang digunakan adalah jenis LCD M1632. LCD M1632 merupakan modul LCD dengan tampilan 16 x 2 baris dengan konsumsi daya rendah. Modul tersebut dilengkapi dengan mikrokontroler yang didesain khusus untuk mengendalikan LCD. ...Read more...

Read More......

2008-10-17

TRANSISTOR

Transistor merupakan alat dengan tiga terminal seperti yang diperlihatkan oleh simbol sirkit pada gambar 1. Setelah bahan semikonduktor diolah, terbentuklah bahan semikonduktor jenis p dan n.
walaupun proses pembuatannya sangat banyak, pada dasarnya transistor merupakan tiga lapis gabungan kedua jenis bahan tadi, yaitu PNP dan NPN. 1. Transistor PNP Jenis PNP diperlihatkan dalam gambar 2.8(a) dan jenis NPN diperlihatkan dalam gambar 2.8(b). Prinsip kerja kedua tipe ini sama, perbedaannya hanyalah keberadaannya dalam kondisi panjaran DC. Gambar 1 Simbol sirkit untuk transistor (a) PNP; (b) NPN Gambar dibawah memperlihatkan karakteristik keluaran yang menghubungkan arus Ic dengan tegangan Vce untuk harga arus Ib tertentu. Kurva ini menyajikan hubungan antara arus masukan di satu sisi dan arus serta tegangan keluaran di sisi yang lain. Parameter yang sangat penting bagi transistor adalah penguat arus DC, yang dikenal sebagai penguat arus statis hfe. Ini adalah penguatan transistor pada keadaan stasioner, yaitu tanpa sinyal masukan. Tidak mempunyai satuan (karena suatu perbandingan). Gambar 2. Karakteristik arus kolektor terhadap Vce pada transistor 2. Transistor NPN Kolektor dan emitter merupakan bahan semikonduktor jenis n dan lapisan diantaranya merupakan semikonduktor jenis p. Transistor bekerja dalam satu arah, yaitu dari kolektor menuju emitter, karena kedua terminal tersebut terbuat dari bahan yang sama. Pada dasarnya transistor dapat dianggap sebagai suatu piranti yang beroperasi karena adanya arus. Kalau alat mengalir ke dalam basis dan melewati sambungan basis emitter, suatu suplai positif pada kolektor akan menyebabkan arus mengalir antara kolektor dan emitter. Dua hal yang harus diperhatikan pada arus kolektor ini adalah: a. Untuk arus basis nol, arus kolektor turun sampai pada tingkat arus kebocoran, yaitu kurang dari 1 mikro Ampere dalam kondisi normal (untuk transistor dengan bahan dasar silicon). b. Untuk arus basis tertentu, arus kolektor yang mengalir akan jauh lebih besar daripada arus basis itu. Arus kolektor tersebut dicapai dengan: Ic = hfe x Ib. 3. Transistor Sebagai Saklar Cara yang termudah untuk menggunakan sebuah transistor adalah sebagai sebuah saklar, artinya bahwa kita mengoperasikan transistor pada salah satu dari saturasi atau titik sumbat, tetapi tidak di tempat-tempat sepanjang garis beban. Jika sebuah transistor berada dalam keadaan saturasi, transistor tersebut seperti sebuah saklar yang tertutup dari kolektor ke emitter. Jika transistor tersumbat (cutoff), transistor seperti sebuah saklar yang terbuka. Gambar 3. Transistor Sebagai Saklar Gambar 3. (a) menunjukkan rangkaian switching transistor. Penjumlahan tegangan sekitar loop input memberikan: Jika arus basis lebih besar atau sama dengan Ib (sat), titik kerja Q berada pada ujung atas garis beban (gambar 1. (b)). Dalam hal ini transistor bekerja pada ujung bawah dari garis beban, dan transistor terlihat seperti sebuah switch yang terbuka.



  Powered by  MyPagerank.Net    

Masukan Email Anda Untuk Berlangganan Artikel..Gratis:

Delivered by FeedBurner

Dunia Elektronika

↑ Grab this Headline Animator

PCB Desain

Pembuatan/Mendesain PCB memang susah-susah gampang, tapi untuk sekarang anda jangan bingung-bingung lagi karena kami membuka jasa layanan pembuatan PCB, dari yang 1 layer sampai yang 2 layer...silahkan Pesan. ...Read more...

Read More......

2008-09-25

MOSFET ( Metal Oxide Semiconductor FET )

Metal Oxide Semiconductor FET atau MOSFET adalah suatu komponen yang dikendalikan oleh tegangan dan memerlukan arus masukan yang kecil. MOSFET memiliki kecepatan switching sangat tinggi dan waktu switching memiliki orde nanodetik. MOSFET memiliki dua tipe :
    *. MOSFET deplesi.
    a. Kanal-n
    b. Kanal-p
    *. MOSFET tipe enhancement.
    a. Kanal-n
    b. Kanal-p
MOSFET tipe deplesi kanal-n dibentuk dari substrat silicon tipe-p, dengan dua silicon yang didoping n+ dengan berat agar memiliki resistansi hubungan yang rendah. Gerbang di isolasi dari kanal dengan lapisan tipis oksida. MOSFET memiliki tiga terminal yang disebut gerbang, drain, sumber. Substrat biasanya dihubungkan dengan sumber. Tegangan gerbang kesumber Vgs dapat bernilai positif ataupun negative. Jika Vgs bernilai negative banyak elektron dari daerah kanal n akan tersingkir dan suatu daerah deplesi akan terbentuk dibawah lapisan oksida yang menghasilkan kanal elektron yang lebih lebar dan resistansi yang tinggi dari drain ke sumber (Rds ). Jika Vds dibuat cukup negative, kanal akan terdiplesi penuh, yang menghasilkan Rds yang tinggi dan tidak akan ada arus mengalir dari drain ke sumber ( Ids = 0 ). Nilai ketika hal ini terjadi disebut tegangan pinch-off. Jika Vgs dibuat positif kanal menjadi lebih lebar dan Ids akan meningkat karena reduksi dari Rds. Untuk MOSFET tipe deplesi kanal-p polaritas Rds ,Igs, Vgs akan terbalik. Gambar 2.5 MOSFET tipe deplesi kanal n Gambar 2.6 MOSFET tipe deplesi kanal p
MOSFET tipe enhancement tidak memiliki kanal n fisik, seperti pada gambar dibawah ini. Jika Vgs positif pada suatu harga, tegangan induksi akan menarik elektron dari substrat p dan mengumpulkannya pada permukaan dibawah lapisan oksidasi. Jika Vgs lebih besar atau sama dengan nilai yang dikenal dengan tegangan threshold, maka jumlah elektron yang terakumulasi akan cukup untuk membentuk kanal n virtual dan arus mengalir dari drain ke sumber. Polaritas dari Rds , Igs, Vds akan terbalik pada MOSFET tipe enhancement Gambar 2.7 MOSFET tipe enhancement kanal n Gambar 2.8 MOSFET tipe enhancement kanal p
Bisnis Gratisan diInternet

Mau!!...Bisnis Gratisan di Internet, jangan lewatkan yang satu ini...mau tahu tentang cara pendaftaran ataupun situs-situs apa saja yang menyediakan bisnis gratisan.. ...Read more...

Read More......

2008-08-26

Dekoder DTMF

DTMF (dual Tone Multi Frekwensi) merupakan Frekwensi yang berasal dari penekanan tombol telepon pada pesawat telepon pengirim ke penerima. Dekoder DTMF di semua sistem menggunakan sinyal DTMF. Fungsi dari dekoder DTMF adalah untuk mengartikan sepasang nada persinyalan dan memberikan data keluaran yang sesuai dengan sinyal DTMF yang diterima. Gambar di bawah ini merupakan fungsional dari dekoder DTMF. Dekoder DTMF merupakan penerima DTMF yang mengintegrasikan filter bandsplit dan fungsi-fungsi dekoder digital.
Bagian filter bandsplit digunakan untuk memisahkan nada-nada dari kelompok frekuensi rendah dan frekuensi tinggi. Sedangkan dekoder digital menggunakan teknik penghitung digital untuk mendeteksi dan mengkodekan pasangan nada yang ada pada DTMF ke dalam bentuk kode biner 4-bit. Untuk rangkaian clock internalnya dilengkapi dengan tambahan osilator kristal. Proses pemisahan nada-nada pada kelompok rendah dan kelompok rendah dan kelompok frekuensi tinggi dapat dicapai dengan memberikan sinyal DTMF ke input bandpass filter yakni bandwith yang terhubung dengan frekuensi-frekuensi kelompok rendah dan frekuensi kelompok tinggi. Bagian filter juga dapat menggabungkan patahan frekuensi, untuk penolakan kelompok nada tertentu. Setiap keluaran filter diikuti dengan sebuah bagian filter yang berguna untuk memperhalus sinyal, yaitu filter kelompok frekuensi rendah dan filter kelompok frekuensi tinggi. Gambar 2.9 Dekoder DTMF Setelah bagian filter ini terdapt suatu dekoder yang menjalankan teknik-teknik penghitungan digital untuk menentukan frekuensi dari nada-nada yang masuk dan untuk mendeteksi apakah nada-nada tersebut sesuai dengan frekuensi DTMF. Sebuah algoritma perata-rata melindungi dekoder dari nada yang berasal dari sinyal-sinyal luar atau kehadiran dari frekuensi pengganggu. Bila dekoder mengenali kehadiran, dua nada yang sesuai, keluaran Early Steering (Est) akan menjadi keluaran aktif. Setiap hilangnya kondisi nada dari salah satu dua nada yang sesuai tersebut, akan membuat keluaran Early Steering (Est) berada dalam kondisi yang tidak aktif. Bila kehadiran kedu nada yang sesuai dan dikenali tersebut, kemudian kedua nada itu akan dikonversikan ke dalam kode 4-bit biner dan dimasukkan ke dalam latch keluaran. Pada keadaan ini keluaran Guard Time (GT) akan aktif dan tetap tinggi atau berlogika ’1’ selama Est juga belogika ’1’ atau tinggi. Setelah penundaan beberapa saat yang memungkinkan keluaran dari latch bersifat stabil, maka keluaran Delay Steering (SID) akan menjadi tinggi atau berlogika ’1’.

Bisnis Gratisan diInternet

Mau!!...Bisnis Gratisan di Internet, jangan lewatkan yang satu ini...mau tahu tentang cara pendaftaran ataupun situs-situs apa saja yang menyediakan bisnis gratisan.. ...Read more...

Read More......

Dioda

Dioda adalah piranti semikonduktor dengan bahan tipe-n yang menyediakan elektron-elektron bebas dan bahan tipe-p yang disatukan (P-N junction). Dioda merupakan suatu piranti dua elektroda dengan arah arus yang tertentu, dapat juga dikatakan dioda bekerja sebagai penghantar bila tegangan listrik diberikan dalam arah tertentu tetapi dioda akan bekerja sebagai isolator bila tegangan yang diberikan dalam arah berlawanan dari pergerakan elektron pembentuknya.
Kristal pn sebagai penyusun dioda akan bekerja jika arus didalamnya hanya dapat mengalir dalam satu arah dan tidak sebaliknya. Hubungan ini disebut dengan rangkaian prategangan maju (forward bias). Pada dioda, kita mengenal potensial barrier yaitu beda potensial pada persambungan. Beda potensial ini menjadi cukup besar untuk menghalangi proses penyebaran difusi selanjutnya dari elektron-elektron bebas. Pada suhu ruangan potensial barrier bekerja sekitar 0,7 Volt untuk Silikon dan 0,3 Volt untuk Germanium. Gambar 2.4 Kurva Dioda Gambar 2.4 merupakan kurva karakteristik dioda pada pra tegangan maju (forward) dan pra tegangan balik (reverse). Dari gambar karakteristik tersebut dapat dianalisa bahwa sebuah dioda akan mengalirkan arus setelah tegangan luar mengatasi potensial barrier, maka arus maju akan menjadi besar. Pada kurva dengan karakteristik balik saat tegangan yang diberikan sama dengan nol, maka tidak ada arus yang mengalir jika tegangan dinaikkan maka arus akan sangat kecil. Saat arus maju terlalu besar maka dioda akan rusak karena disipasi daya terlalu besar. Jika pada arah balik tegangan yang terlalu tinggi akan menimbulkan kedadalan (breakdown) listrik pada dioda. Gambar 2.5 Kurva Dioda Ideal

Read More......

2008-07-03

Sel Surya

Sel surya pada dasarnya adalah suatu elemen aktif yang mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. Pada umumnya satu keping sel surya mempunyai ketebalan 3 mm, tersusun atas kutub positif dan negatif yang terbuat dari irisan bahan semikonduktor. Prinsip kerja suatu sel surya dalah dengan memanfaatkan efek fotovoltaik, yaitu suatu efek yang dapat mengubah secara langsung cahaya matahari menjadi suatu energi listrik.
Prinsip ini pertama kali dikemukakan oleh Bacquere, seorang ahli fisika berkebangsaan Perancis pada tahun 1839. Material yang sering digunakan untuk membuat sel surya adalah silikon kristal, yaitu bahan yang sama yang sering digunakan untuk pembuatan jenis semikonduktor. Agar dapat digunakan sebagai bahan sel surya, silikon dimurnikan hingga membentuk suatu unsur pembentuk atom. Dengan terbentuknya sifat atom pada setiap sel dari sel surya tersebut maka terbentuk pula suatu kutub elektromagnetik yang menyebabkan efek photovoltaik tersebut. Gambar Skematik Integrasi Sel Surya Dalam aplikasi suatu sel surya yang terintegrasi seperti pada gambar diatas biasanya diperlukan sutu accumulator untuk menyimpan energi listrik yang dihasilkan oleh sel surya tersebut pada waktu sel surya mendapatkan cahaya matahari. Sehingga dengan menyimpan energi yang dihasilkan pada waktu siang tersebut akan menghasilkan cadangan energi pada waktu tidak ada sinar matahari. Untuk setiap blok sel surya biasanya menghasilkan tegangan keluaran antara 0,7 volt hingga 1,2 volt DC pada saat menerima sinar matahari.

Read More......

2008-04-08

MESIN ARUS SEARAH

BAGIAN – BAGIAN MESIN ARUS SEARAH Bagian-bagian penting pada suatu mesin arus searah dilukiskan pada gambar 1. statornya memiliki kutub tonjol dan dikelilingi oleh satu atau lebih kumparan medan. Gambar 1 Kumparan medan terbuat dari kawat tembaga yang dililitkan sedemikian rupa dengan ukuran tertentu pada sebuah inti yang terbuat dari lembaran besi tuang atau baja tuang.
Sedangkan kumparan jangkar (rotor) berbentuk seperti permata yang normalnya bentangan kumparan adalah 180 0 listrik, yang berarti ketika sisi kumparan berada di tengah suatu kutub, sisi lain berada di tengah kutub yang berbeda polaritasnya. Kumparan yang membentang 180 0 listrik memiliki tegangan yang sama antar sisi-sisinya dan berlawanan arah setiap waktu. Komutator terbuat dari batang tembaga yang dikeraskan, yang diisolasi dengan bahan sejenis mika. Fungsi dari komutator ini adalah mengumpulkan arus listrik induksi dari konduktor jangkar dan mengkonversikannya menjadi arus searah melalui sikat. Sedangkas sikat terbuat dari karbon, grafit, lagam grafit atau campuran karbon grafit yang dilengkapi dengan pegas penekan dan kotak sikatnya. Besarnya tekanan pegas dapt diatur sesuai dengan keinginan. Permukaan sikat ditekan ke permukaan segmen komutator untuk menyalurkan arus listrik. Karbon yang ada diusahkan memiliki konduktivitas yang tinggi untuk mengurangi rugi-rugi listrik, dan koefisien gesekan yang rendah untuk mengurangi keausan. PRINSIP KERJA MESIN ARUS SEARAH Pada mesin arus searah (dc) ini tegangan ac yang dibangkitkan pada masing-masing kumparan armatur yang berputar diubah menjadi dc pada ujung-ujung armatur luar melalui sutu komutator berputar dan sikat diam yang menghubungkan ujung-ujung kawat armatur/ kumparan jangkar. Efek dari penyebaran lilitan ke dalam beberapa celah tampak pada gambar 2 di bawah ini, Gambar 2 Jika terdapat selusin atau lebih segmen komutator tiap kutub, maka riaknya menjadi sangat kecil. Dan tegangan yang dibangkitkan rata-rata dipandang dari sikat-sikat akan sama dengan jumlah dari harga rata-rata tegangan kumparan yang disearahkan. PERMASALAHAN KOMUTASI PADA MESIN ARUS SEARAH Komutasi adalah proses pembalikan arah arus pada kumparan jangkar saat segmen komutator pada kumparan terhubung melewati di bawah sikat. Sikat-sikat diletakkan sehingga menghubung singkat kumparan jangkar ketika kumparan tidak memotong pada medan magnet. Pada saat itu tidak ada aliran arus dan tidak ada bunga api pada sikat-sikat. Bunga api pada sikat-sikat apabila dibiarkan akan menyebabkan kerusakan sikat dan komutator. Arus yang mengalir pada kumparan jangkar menimbulkan gaya gerak magnet yang kuat yang memotong dan melemahkan fluks yang datang dari kutub-kutub. Efek distorsi dan pelemahan medan tersebut disebut reaksi jangkar. Gambar 3 menunjukkan bagaimana medan jangkar memotong kutub utama yang menyebabkan garis netral tergeser searah dengan arah putaran. Jika sikat tetap dibiarkan tetap berada pada garis netral lama, sikat akan menghubung singkat kumparan yang mempunyai tegangan induksi di dalamnya. Untuk mencegah hal itu sikat-sikat harus digeserkan pada garis netral yang baru. Gambar 3 Pada mesin dc apabila bebannya berfluktuasi, garis netral mondar-mandir antara posisi tanpa beban dan beban penuh. Untuk generator kecil, sikat-sikatnya dipasang pada posisi tengah untuk menghasilkan komutasi yang dapat diterima pada semua beban. Pada generator yang lebih besar, dipasang interpole antar kutub medan utama untuk mengurangi pengaruh reakasi jangkar. Medan magnet yang dibangkitkan oleh kutub bantu dirancang untuk memperbaiki komutasi. Gambar 4 MACAM – MACAM MESIN ARUS SEARAH A. Motor Arus Searah Motor listrik menggunakan energi listrik dan energi magnet untuk menghasilkan energi mekanis. Operasi motor tergantung pada interaksi dua magnet. Secara umum dikatakan bahwa motor listrik bekerja dengan prinsip bahwa dua medan magnet dapat dibuat berinteraksi untuk menghasilkan gerakan. Gbr.5 Motor dc Jenis Seri Motor ini terdiri dari medan seri dibuat dari sedikit lilitan kawat besar yang dihubungkan seri dengan jangkar. Jenis motor dc ini mempunyai karakteristik torsi start dan kecepatan variable yang tinggi. Ini berarti bahwa motor dapat start atau menggerakkan beban yang sangat berat, tetapi kecepatan akan bertambah kalau beban turun. Motor dc seri dapat membangkitkan torsi starting yang besar karena arus yang sama yang melewati jangkar juga melewati medan. Jadi, jika jangkar memerlukan arus lebih banyak, arus ini juga melewati medan, menambah kekuatan medan. Oleh karena itu, motor seri berputar cepat dengan beban ringan dan berputar lambat saat beban ditambahkan. Gbr 6 Motor dc Jenis Shunt Pada motor shunt, kumparan medan shunt dibuat dengan banyak lilitan kawat kecil sehingga mempunyai tahanan yang tinggi. Motor shunt mempunyai rangkaian jangkar dan medan yang dihubungkan parallel yang memberikan kekuatan medan dan kecepatan motor yang sangat konstan. Kecepatan motor dapat dikontrol di atas kecepatan dasar. Kecepatan motor akan menjadi berbanding terbalik dengan arus medan. Ini berarti motor shunt berputar cepat dengan arus medan rendah dan berputar lambat pada saat arus medan ditambah. Motor shunt dapat melaju pada kecepatan tinggi jika arus kumparan medan hilang Gbr 7 Motor dc Jenis Compound Motor jenis ini menggunakan lilitan seri dan lilitan shunt, yang umumnya digabung sehingga medan-medannya bertambah secara komulatif. Hubungan dua lilitan ini menghasilkan karakteristik pada motor medan shunt dan motor medan seri. Kecepatan motor tersebut bervariasi lebih sedikit dibandingkan motor shunt, tetapi tidak sebayak motor seri. Motor dc jenis compound juga mempinyai torsi starting yang agak besar – jauh lebih besar daripada motor jenis shunt, tapi lebih kecil dibandingkan jenis seri. Keistimewaan gabungan ini membuat motor compound memberikan variasi penggunaan yang luas. Gbr8 B. Generetor Arus Searah Generator arus searah tidak banyak dipakai seperti dulu sebab arus searah dapat dihasilkan oleh dioda penyearah solid-state. Dulu pabrik industri kadang-kadang menggunakan perangkat motor generator untuk mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah. Pada aplikasi ini motor ac digunakan untuk menggerakkan generator dc. Arus bolak-balik yang diberikan pada motor dan tegangan dc diperoleh dari generator. Gbr 9 Gambar diatas ini menunjukkan gambaran generator dc sederhana. Bentuk tegangan yang dibangkitkan pada loop masih bentuk tegangan gelombang sinus ac, Komutator bertindak sebagai saklar mekanis atau penyearah untuk secara otomatis mengubah tegangan ac yang dibangkitkan menjadi tegangan dc. Satu-satunya perbedaan yang penting antara generator ac dan dc adalah penggunaan cincin-geser pada generator ac dan komutator pada generator dc. Generator arus searah diklasifikasikan menurut metode dimana arus diberikan pada kumparan medan. Yaitu generator yang diberi penguatan terpisah dan generator dengan penguatan sendiri. Generator dc yang mempunyai arus medan sendiri yang disuplai oleh sumber luar disebut dengan generator dengan penguatan terpisah. Sumber luar tersebut kemungkinan baterai atau jenis suplay dc yang lain dengan kecepatan konstan. Gbr10 Generator dengan penguatan sendiri Untuk generator dengan penguatan sendiri menggunakan sebagian arus yang dibangkitkan untuk memperkuat medan. Generator dengan penguatan sendiri diklasifikasikan menurut metode dimana kumparan medan dihubungkan. Generator dengan penguatan sendiri kemungkinan di seri, shunt, atau compound. Pada generator yang dihubung seri fluks medannya diperoleh dari rangkaian medan yang dihubungkan seri dengan kumparan jangkar generator tersebut. Generator jenis ini memiliki tegangan yang tidak konstan, tergantung pada besarnya arus beban yang ditarik. Karenanya generator jenis ini hanya digunakan untuk keperluan khusus, misalnya untuk las listrik, dimana untuk aplikasi ini yang dipentingkan adalah pasokan arus listrik yang besar. Gbr 11 Pada generator shunt, kumparan medan shunt dihubungkan paralel dengan jangkar. Kumparan medan shunt terdiri dari banyak lilitan dengan kawat yang relatif kecil. Reostart yang dihubungkan seri dengan kumparan medan digunakan untuk mengubah arus medan, yang pada gilirannya mengontrol tegangan output generator. Saat beban ditambahkan pada generator tegangan output akan turun. Gbr12 Compound generator hampir sama dengan generator shunt, kecuali bahwa pada compound generator mempunyai tambahan kumparan medan yang dihubungkan seri dengan jangkar. Kumparan medan yang dihubung seri tesebut dipasang atau ditempatkan pada kutub yang sama dengan kumparan medan shunt, dibuat dengan sedikit lilitan dengan kawat yang besar, cukup besar untuk mengalirkan arus jangkar. Generator ini dikembangkan untuk mencegah tegangan terminal generator dc dari penurunan akibat penambahan beban.

Read More......

2007-10-18

Pasang Iklan Anda

Silahkan anda lakukan pemesanan dikotak dibawah ini.. adapun untuk harga pemasangan sebesar 50.000/bulan. saya jamin anda puas...

Nama
Email Anda
Perihal
Silahkan Pesan
Image Verification
Please enter the text from the image
[ Refresh Image ] [ What's This? ]

Bila anda berminat silahkan isi kotak diatas ini saya akan segera mrenspon anda

Read More......
Optocoumpler 4N28

Optocoupler 4N28 merupakan sebuah IC driver berfungsi memindahkan sinyal gelombang dari rangkaian kontrol untuk menjalankan rangkaian daya sekaligus sebagai pemisah tegangan kerja pada rangkaian kontrol dan rangkaian daya. Rangkaian driver yang diimplementasikan dengan IC 4N28 ditunjukkan pada gambar berikut : ...Read more...

Dioda

Dioda adalah piranti semikonduktor dengan bahan tipe-n yang menyediakan elektron-elektron bebas dan bahan tipe-p yang disatukan (P-N junction). Dioda merupakan suatu piranti dua elektroda dengan arah arus yang tertentu, dapat juga dikatakan ...Read More...

ADC MC14433

ADC MC14433 merupakan sebuah chip IC 24 pin yang memiliki multi fungsi sebagai pengubah data analog menjadi digital sekaligus bisa menampilkan data digitalnya dalam bentuk BCD counter yang lansung bisa dilihat di seven segment 3 ½ digit angka digital. ...Read More...

Mikrokontroller ATMega8535

Mikrokontroler adalah suatu keping IC dimana terdapat mikroprosesor dan memori program (ROM) serta memori serbaguna (RAM), bahkan ada beberapa jenis mikrokontroler yang memiliki fasilitas ADC, PLL, EEPROM dalam satu kemasan. Penggunaan mikrokontroler dalam bidang kontrol sangat luas dan populer. ...Read More...

EPROM 27C256

EPROM adalah memori hanya baca dan dapat diprogram serta dihapus. Jenis EPROM yang paling populer adalah jenis ultraviolet atau EPROM UV. Setelah diprogram secara listrik, memori dapat dihapus dengan cara pencahayaan sinar UV berintensitas tinggi. ...Read more...